(Bontang, 24 Maret 2016). Wali Kota Bontang, Hj Neni Moerniaeni menghimbau kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil Kota Bontang untuk memahami visi dan misi Pemerintahan Neni-Basri Tahun 2016-2021. Hal ini disampaikan Neni pada upacara perdana yang diikuti oleh ribuan PNS-Non PNS di lingkungan Pemerintahan Kota Bontang di lapangan Kantor Gedung Wali Kota Bontang Lestari, Kamis (24/3).

"Seluruh PNS-Non PNS serta masyarakat Kota Bontang wajib membaca dan mempelajari visi dan misi saya dan pak Basri. Sesuai dengan visi dan misi tersebut, saya sangat komitmen saat berbicara pendidikan dan industri karena wilayah kita adalah wilayah industri. Mewujudkan Kota Bontang sebagai Smart City, Green City, dan Creative City adalah misi kami selama lima tahun. Suka atau tidak suka, pendidikan kita harus menjadi yang nomor 1 di Indonesia. Anak-anak Kota Bontang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga spiritual," kata Neni.

Beberapa program prioritas pembangunan disampaikan Neni pagi itu. Peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, infrastruktur, dan peningkatan ajaran agama. Hingga perihal lingkungan hidup juga disebut Neni sebagai prioritas yang menjadi fokus Pemerintah Kota Bontang lima tahun mendatang. Oleh karena itu, Neni menghimbau seluruh PNS dan Non PNS di seluruh SKPD untuk mendukung dan bekerjasama agar program-program yang dicanangkan Neni-Basri bisa segera terealisasi. Tentu agar kesejahteraan masyarakat bisa segera tercapai.

Dalam sambutan pertamanya setelah dilantik bersama Basri Rase menjadi Pemimpin dan Wakil Pemimpin Kota Bontang, Neni menyampaikan pesan dari Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak. Melalui Neni, Awang meminta agar Pemkot Bontang melakukan sinkronisasi RT/RW Provinsi Kalimantan Timur dengan RT/RW di Kota Bontang.

Dalam rangka menjalankan program pusat zero lokalisasi, Awang faroek Ishak meminta Neni-Basri untuk segera menutup semua lokalisasi yang ada di Kota Bontang. Penutupan lokalisasi dinilai penting dalam rangka revolusi mental. Neni menghimbau kepada SKPD terkait untuk segera memberikan sosialisasi di daerah-daerah lokalisasi sehingga penutupan berlangsung kondusif.

Lebih lanjut di hadapan PNS dan Non PNS se-Kota Bontang Neni menuturkan rencananya untuk menjadikan Kota Bontang yang bebas dari bahaya narkoba. Neni berencana melakukan kerjasama dengan tokoh-tokoh masyarakat. Kerjasama ini akan melibatkan sebanyak 500 RT di Kota Bontang untuk bersama-sama Pemerintah memerangi narkoba.

Isu mengenai tidak jadinya pembangunan kilang Tahun 2017 di Kota Bontang juga diangkat. Mendengar kabar tersebut, Neni mengaku langsung menghubungi Komisaris Pertamina untuk meminta dukungan dan berjuang merealisasikan pembangunan kilang tersebut. Untuk kelancaran realisasinya, Neni meminta SKPD terkait untuk segera menyelesaikan pembebasan lahan.

Dalam waktu dekat Neni-Basri berencana menjalankan program 100 hari untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kota Bontang. Untuk mewujudkan program Green City, Pemerintah Kota Bontang melakukan revitalisasi  pohon-pohon hitam di sepanjang jalan Kota Bontang. "Pemerintah Kota Bontang berencana mencanangkan "One Man One Tree". Kemudian untuk pasangan yang akan menikah wajib untuk menanam pohon satu orang 5 pohon. Jika tidak mampu, Pemerintah yang beli. Ini penting dilakukan, karena Kota Bontang sedang mengalami anomali musim. Jika tidak ada pohon, Kota Bontang ke depannya akan kekurangan air ," jelas Neni.

Sebelum memulai program-program prioritas yang dicanangkannya, Neni menuturkan harapannya agar program-program Pemkot nantinya bisa tepat sasaran. Sebagai pelayan masyarakat, Neni meminta seluruh PNS dan Non PNS se-Kota Bontang untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebagai corong Pemerintah, PNS dan Non PNS di Kota Bontang diminta untuk tidak mengenal kata malas untuk memberikan pelayanan maksimal dan profesional dalam bekerja. Kesempatan ini juga digunakan Neni untuk memberikan semangat kepada seluruh PNS dan Non PNS untuk membangun Kota Bontang yang lebih baik dengan mulai menanamkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap Kota Bontang.

Bagian Humas-PPID Kota Bontang

Apel Gabungan Pegawai Pemerintah Kota Bontang