(Bogor, 11 Agustus 2015) - Bontang, untuk pertama kalinya menerima penghargaan kota layak anak kategori Pratama yang diselenggarakan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Republik Indonesia. Penghargaan yang diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Istana Kepresidenan RI kepada Walikota Bontang ini bertepatan dengan puncak peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2015 yang bertemakan “Wujudkan Lingkungan dan Keluarga Ramah Anak”.

Acara yang dihadiri oleh ratusan anak dari seluruh Indonesia ini juga dihadiri beberapa menteri kabinet kerja, antara lain Menteri Perlindungan Perempuan dan Anak,  Menteri Pendidikan dan kebudayaan, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta tokoh-tokoh pemerhati anak di Indonesia.

Sejak diterbitkannya SK Gubernur Kalimantan Timur tahun 2013 sebagai Kota Layak Anak, Bontang terus berbenah untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas pembangunan yang berbasis anak. Evaluasi pengembangan Kota Layak ini dilakukan sejak bulan Mei 2015, dimana seluruh kabupaten/kota dinilai berdasarkan penguatan kelembagaan dan 5 kluster hak anak yang harus dipenuhi dalam rangka pembangunan ramah anak.

5 kluster itu adalah hak Sipil dan Kebebasan, Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif, Kesehatan dan Kesejahteraan Dasar, Pendidikan- Waktu Luang dan Kegiatan Budaya, serta Perlindungan Khusus.

Pada tahun 2015 ini, khusus di Provinsi Kalimantan Timur, selain Bontang, penerima penghargaan Kota Layak Anak kategori Pratama adalah kota Balikpapan dan Kabupaten Paser.

Selain menerima penghargaan kota layak anak, apresiasi patut diberikan kepada Muhammad Jainuddin (Siswa kelas 3 SMAN 3 Bontang) selaku fasilitator Forum Anak Bontang. Muhammad Jainuddin untuk pertama kalinya menempatkan Bontang sebagai penerima penghargaan Tunas Muda Pemimpin Indonesia (TMPI) Tahun 2015.

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh mentri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI diberikan kepada sosok anak berjiwa pemimpin, aktif di kegiatan sosial serta mampu menyuarakan asiprasi hak-hak anak dengan baik ke lingkungan di sekitarnya di gedung Indonesia Port Corporate (IPC) University, Ciawi bertepatan dengan pertemuan forum anak nasional 2015.

Vijay begitu dia akrab dipanggil, berhasil menyisihkan rekan-rekan lainnya dari segi essai yang dibuat, keaktifan kegiatan sosial yang berhubungan dengan anak-anak, serta telewicara dengan tim penilai yang berasal dari kementrian PP&PA, pemerhati anak, dan tim fasilitator pengembangan KLA di Indonesia.

(BPPKB Kota Bontang, PPID Kota Bontang)

Bontang Terima Penghargaan Kota Layak Anak, Siswa SMAN 3 Bontang Menerima Penghargaan Tunas Muda Pemimpin Indonesia (TMPI)