(Bontang, 17 Agustus 2015) - Upacara detik detik proklamasi telah dilalui dengan lancar dan khidmat. Tetapi ada hal baru dan menarik yang menjadi buah bibir bagi tamu dan peserta upacara, yaitu pertunjukan drama kolosal dan peragaan baris berbaris oleh siswa/siswi sekolah dasar binaan polres bontang. Tidak seperti tahun tahun sebelumnya, upacara detik-detik proklamasi tahun ini diawali dengan pementasan drama kolosal di bawah binaan kodim 0908 bontang serta mendapat dukungan dari pelajar kota bontang, komunitas vespa serta komunitas sepeda ontel.

Drama yang berdurasi kurang lebih 30 menit itu menceritakan kekejaman penjajah belanda yang merampas hasil kekayaan Indonesia dan memperbudak penduduk selama ratusan tahun, hingga pada saatnya rakyat indonesia memberontak dan memberikan perlawanan untuk mengusir penjajah dan meraih kemerdekaan. Tepuk tangan dan decak kagum dari tamu undangan dan peserta upacara sebagai apresiasi untuk mereka.

Selain pementasan drama kolosal, hal lain yang menarik perhatian yaitu saat 51 siswa / siswi sekolah dasar usia 8 - 12 tahun memperagakan kecakapan baris berbaris. Siswa dan siswi yang menggunakan seragam kepolisian lengkap tersebut merupakan pilihan dari ratusan siswa / siswi yang kemudian diberikan pembinaan oleh bapak walikota bontang dan pelatihan khusus dari polres bontang.

Orang tua, penonton dan walikota pun tidak henti-hentinya tersenyum serta memberikan tepuk tangan. menurut salah seorang pelatih dari polres bontang, tidak mudah melatih anak anak seusia mereka, pasalnya anak anak seusia mereka lebih senang bermain daripada baris berbaris, ini merupakan terobosan baru dan tentunya akan di kembangkan lagi.

(Tim PPID Kota Bontang)

gmbr_berita: 

Dibalik detik detik Proklamasi