Kota Bontang merupakan Kota Industri ditunjukan dengan keberadaa perusahaan PT. PKT dan anak perusahaannya serta PT. LNG Badak, selain perusahaan-perusahaan besar tersebut, Kota Bontang memiliki pelaku industri kecil maupun menengah lainnya yang tidak bisa diabaikan peranannya dalam perkembangan tingkat perekonomian masyarakatnya. Berdasarkan data tahun 2015 disampaikan bahwa jumlah pelaku IKM yang ada di Kota Bontang sebanyak 1024 unit usaha dengan rincian 533 unit usaha untuk jenis industri Kimia agro dan Hasil Hutan (IKAHH), dan 491 unit usaha untuk jenis Industri Logam Mesin, Elektronika dan Aneka (ILMEA).

Sesuai dengan Undang-undang nomor 33 Tahun 2014, tentang Jaminan Produk halal, maka setiap produk yang masuk ataupun menempel pada tubuh manusia diwajibkan memiliki sertifikat halal, terutama untuk produk olahan makanan sehingga memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Bontang selalu aktif dalam memberikan pelayanan terhadap para pelaku industri yang ada di Kota Bontang, salah satu program fasilitasi yang diberikan kepada para pelaku IKM selama ini adalah dengan memfasilitasi sertifikasi halal bagi produk IKM.

Sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2015 sekarang ini, jumlah pelaku IKM yang telah mendapatkan fasilitasi sertifikasi halal melalui dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Bontang adalah berjumlah 105 pelaku IKM dengan berbagai macam komoditi seperti kripik, aneka kue, manisan, depot air minum, ataupun catering.

Atas kepeduliannya tersebut maka Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur memberikan apresiasi dan penghargaan kepada dinas perindustrian, perdagangan, koperasi dan UMKM Kota Bontang sebagai instansi pemerhati, peduli dan konsisten dalam mendukung peredaran produk halal di Indonesia, sekaligus memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Bontang sebagai Kota peduli produk halal.
Fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku industri kecil khususnya bagi pelaku

yang memiliki produk olahan makanan akan terus dilaksanakan oleh dinas Perindusrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Bontang akan terus diupayakan sebagai salah satu upaya untuk memberikan perlindungan bagi konsumen akan kehalalan produk yang mereka konsumsi. Fasilitasi sertifikasi halal ini selain memberikan rasa aman bagi konsumen juga untuk memotivasi bagi para pelaku industri lainnya untuk sadar dan mau mendaftarkan produk mereka untuk kehalalannya.

Adapun mereka yang difasilitasi adalah para pelaku IKM yang memiliki keterbatasan dalam hal pembiayaan karena untuk mendapatkan sertifikasi halal membutuhkan biaya yang relatif mahal untuk ukuran industri rumah tangga.Berikut adalah suasana ketika Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan,

Koperasi dan UMKM Kota Bontang Riza Pahlevi, SE menerima penghargaan dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai kota Pembina, pemerhati dan konsen dalam mendukung produk halal di Kalimantan Timur.

DISPERINDAGKOP & UMKM Kota Bontang menerima tanda penghargaan institusi peduli halal dari MUI Provinsi Kalimantan Timur