(Bontang, 1 April 2016). Perusahaan lokal PT Badak NGL memiliki rencana kerjasama dengan Pemerintah Kota Bontang untuk membangun Taman Cinta di Kota Bontang. Topik ini dibahas pada kunjungan Manajemen Perusahaan PT Badak ke Kantor Wali Kota Bontang. Bontang Lestari pada Rabu (30/3).

Kunjungan yang  dipimpin oleh Director & COO PT Badak, Yhenda Permana diterima langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni didampingi Wawali, Basri Rase. Sesuai dengan misi yang dicanangkan oleh Neni-Basri, keduanya berkomitmen untuk menjadikan Kota Bontang sebagai Green City. Taman cinta adalah salah satu mimpi Kota Bontang. Bila rencana ini terealisasi, taman cinta akan memberikan dampak yang luar biasa pada lingkungan hidup di Kota Bontang. Tidak hanya pemenuhan air, hal ini juga berdampak pada kualitas udara di Kota Bontang.

Neni-Basri pun memberikan apresiasi luar biasa kepada rencana ini dan menyampaikan bahwa Pemkot akan memberikan kontribusi pada pembangunan Taman Cinta. "Kota Bontang membutuhkan sebuah potret baru. Saya akan sangat berterima kasih bila pembangunan bisa segera dilaksanakan," kata Neni.

Selain bersilaturahmi, pada kunjungan ini Yhenda menyampaikan dukungannya kepada Pemimpin dan Wakil Pemimpin Kota Bontang yang baru. Yhenda menuturkan bahwa PT. Badak akan terus mendukung program-program pembangunan di Kota Bontang. Tentu saja hal ini dibarengi dengan kegiatan-kegiatan CSR untuk membantu Pemkot Bontang.

Kesempatan ini pula digunakan oleh Yhenda beserta rombongan untuk membahas perihal pembangunan kilang minyak. Menanggapi hal tersebut, Neni mengatakan akan terus berjuang ke Pemerintah Pusat sampai kilang segera dibangun. Untuk segera merealisasikan rencana ini, pihak Neni telah berkoordinasi dengan berbagai pihak yang berkepentingan, salah satunya adalah Komisaris Pertamina Pusat. Respon positif telah didapat Neni sehingga harapan agar rencana segera terealisasi pun di depan mata.

Berkenaan dengan pariwisata Kota Bontang, Neni juga meminta kerjasama PT. Badak NGL untuk mengembangkan potensi wisata mangroove di Kota Bontang. Pengembangan wisata ini dilakukan agar  hutan mangroove di Kota Bontang menjadi lebih menarik. Neni meminta support PT Badak NGL dengan memasukkan rencana tersebut ke dalam kegiatan CSR PT Badak NGL. Terkait dengan Pulau Beras Basah, Neni menyampaikan rencananya untuk membersihkan tenda-tenda yang ada di sana. Untuk itu, PT Badak NGL diminta untuk mendukung upaya tersebut sehingga Pulau Beras Basah menjadi lebih indah. Sedangkan mengenai rencana penutupan Prakla, Neni menuturkan  rencananya untuk mendirikan sebuah objek wisata kuliner terpadu yang dapat dikunjungi oleh wisatawan yang berkunjung ke Bontang. 

Meski pertemuan ini tidak berlangsung lama, Neni menyampaikan harapannya kepada PT Badak untuk terus menjaga komunikasi dengan Pemerintah Kota Bontang. Neni pun menyatakan akan terbuka dengan segala kritik dan saran dari PT Badak. Tentu dengan hubungan yang harmonis, kerjasama yang sinergis dapat tercipta sehingga Kota Bontang menjadi lebih maju.

Bagian Humas-PPID Kota Bontang

Pemkot Bontang Menerima Kunjungan Kerja PT Badak